Aku tetap mencintaimu,
Sungguh.
Dear, my dearest Dani
Hari ini tanpa sengaja ku membaca lagi namanya, bukan mauku.
Kalau saja ku telusuri lebih jauh, mungkinkah ku melemah kembali?
Jujur, aku terlalu sibuk menghindar sampai ketika berhadapan dengannya tanpa sengaja bahkan tanpa bertatap muka, masih menyisakan sesak dan kengerian akan masa lalu.
Dengan tidak adanya kamu,
Aku ingin tetap mencintaimu,
Sungguh.
Satu yang perlu kamu ketahui, aku senang menjadi wanitamu
Duka luka yang kamu beri hilang secepatnya hanya dengan melihat senyummu
Sungguh.